Connect with us
Pengertian Musyawarah, Prinsip, Macam-Macam Jenis, Khasiat dan Manfaat Musyawarah

Sosial

33 Pengertian Musyawarah, Jenis, Ciri, Prinsip, Tujuan dan Khasiatnya

Pengertian Musyawarah adalah ruang untuk bertukar pikiran, memecahkan masalah serta untuk mengambil keputusan secara bersama dengan tujuan untuk mencari jalan keluar atau mufakat. Secara etimologi musyawarah berasal dari bahasa arab yaitu syawarah yang bearti berunding. Jika dalam adat Jawa, bermusyawarah disebut dengan istilah gedug – gedug roso, urun rembug atau kumpul guyub. Bahkan dalam budaya Indonesia juga dikenal dengan makna yang sama yaitu sebagai forum tertinggi untuk berdiskusi, memecahakan masalah demi mencari tujuan kepentingan bersama. Dalam kegiatan ini secara prinsipil diiringi dengan mufakat atau persetujuan.

Secara politik, musyawarah adalah bagian dari demokrasi. Demokrasi mengandung nilai – nilai ruang kebebasan berpendapat dan pengambilan keputusan bersama demi kepentingan bersama. Sama dengan hal tersebut, bermusyawarah juga membuka ruang – ruang kebebasan individu untuk menyampaikan pendapat yang berupa ide, saran serta kritik terhadap situasi yang sistemik. Secara historis ruang tersebut telah hadir dalam kehidupan masyarakat sejak zaman yunani. Sistem politik dengan cara pengambilan keputusan bersama telah melahirkan berbagai macam sistem kenegaraan seperti Republik di zaman Romawi dan beberapa peradaban kuno lainnya.

Pengertian Musyawarah, Prinsip, Macam-Macam Jenis, Khasiat dan Manfaat Musyawarah

Musyawarah merupakan solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang sistemik. Permasalahan yang sistemik dan komplek dengan cara menghadirkan anggota partisipasi yang besar agar dapat menghasilkan keputusan yang berkualitas. Ruang semacam itu sangat berguna di tiap lapisan masyarakat.

Jenis Musyawarah

1. Musyawarah Keluarga

Musyawarah keluarga adalah forum tertinggi di tingkatan keluarga, baik keluarga inti ataupun keluarga besar. Kegiatan ini akan membahas segala macam persoalan yang berhubungan dengan anggota keluarga. Jenis – jenis pembahasan yang sering terjadi dalam bentuk ini seperti mengenai pernikahan, acara selamatan untuk anak yang baru lahir dan kematian.

2. Musyawarah RT dan RW

Musyawarah tingkat RT dan RW adalah upaya menciptakan partisipasi aktif bagi masyarakat. Ruang tersebut juga merupakan upaya masyarakat dapat saling memberikan tanggapan dalam setiap persoalan, menyumbang gagasan bahkan membuat sebuah program – program sosial bersama agar lingkungan lebih produktif. Peserta forum ini berasal dari Kepala Keluarga.

3. Musyawarah Desa

Musyawarah desa adalah forum tingkatan desa yang menghadirkan jajaran Pemerintah Desa, Kepala Rumah Tangga. Forum tersebut bertujuan untuk membahas segala macam persoalan masyarakat desa. Pembahasan yang selalu jadi perhatian dalam forum ini adalah persoalan pertanian. Forum ini juga di sebut sebagai rembug desa oleh masyarakat perdesaan. Rembug desa sering dijadwalkan satu minggu sekali dengan cara berbarengan dengan acara pengajian.

4. Musyawarah Daerah

Musyawarah ini memiliki skala yang besar dan luas. Jangkauan dari agenda ini melibatkan banyak daerah dari berbagai tempat. Jika dalam tingkatan Kabpuaten artinya forum tersebut mengumpulkan berbagai peserta dari berbagai kecamatan. Dalam pembahasan forum tersebut bersifat makro. Pembahasan akan mengarah pada program strategis untuk kemajuan daerah.

5. Musyawarah Nasional

Musyawarah nasional adalah forum tertinggi yang melibatkan jajaran petinggi pusat dan daerah – daerah. Kadar pembahasan dalam forum ini mengenai persoalan nasional seperti isu – isu nasional, bencana nasional, ekonomi nasional dan proyek – proyek nasional. Forum ini juga akan membahas sebuah rancangan dan pelaksanaan program jangka panjang skala nasional. Forum ini terselenggaran dengan kurun waktu satu tahu sekali.

6. Musyawarah Anggota

Musyawarah anggota merupakan agenda tahunan di setiap organisasi. Dalam kanca organisasi forum tersebut dikenal dengan istilah Musang. Musang akan membahasan permasalan internal organisasi, laporan penanggung jawabaan pengurus organisasi dan pembuatan program organisasi untuk periode selanjutnya. Metode berjalanya musang dengan cara rapat pleno. Dalam rapat tersebut anggota memiliki hak untuk menyampaikan pendapat atau gagasan serta memberi saran dan kritik.

7. Musyawarah Pimpinan

Musyawarah pimpinan adalah bentuk rapat yang ikuti oleh para pimpinan dalam tingkatan organisasi. Rapat tersebut bertujuan untuk membangun ritme organisasi agar dapat bersinergi di setiap bidang. Rapat tersebut juga menghasilkan program strategis yang nanti akan menjadi pendoman dalam langgam kerja organisasi.

8. Musyawarah Pemuda

Musyawarah pemuda adalah sebuah forum yang tingkatan pemuda yang membahas persoalan – persoalan pokok kepemudaan. Forum tersebut diterapkan berangkat dari situasi pemuda yang banyak namun tidak ada saran yang menampung aspirasi pemuda. Seperti dengan forum tingkatan dan jenis yang lain, forum pemuda akan mendorong pemuda – pemuda untuk dapat bersuara dan berpartisipasi aktif di tengah masyarakat serta juga dapat menjadi regenerasi di lapisan organisasi masyarakat.

Ciri – Ciri dan Tujuan Musyawarah

1. Ciri – Ciri Musyawarah

  • Atas kepentingan bersama
  • Pembahasan dalam musyawarah bersifat rasional dan tidak menguntung salah satu pihak
  • Anggota musyawarah berasal dari elemen masyarakat tergantung dari tingkatan musyawarah yang berlangsung
  • Seluruh anggota musyawarah berhak menyampaikan pendapat
  • Anggota musyawarah dapat menerima pendapat dari anggota lain
  • Kesepakatan musyawarah diputuskan secara bersama

2. Tujuan Musyawarah

  • Merumuskan tujuan untuk kepentingan bersama
  • Memecahkan setiap permasalahan dengan pembahasan secara bersama
  • Memberikan sumbangsi pemikiran untuk penilaian terhadap situasi yang ada pada kondisi tertentu.
  • Ruang dialektika yang menghasilkan berbagai macam solusi – solusi
  • Pusat pengambilan keputusan tertinggi secara bersama dalam masyarakat

Baca Lagi: 50 Pengertian Gotong Royong, Jenis, Prinsip, Tujuan dan Khasiatnya

Prinsip Musyawarah di Indonesia

1. Pancasila

Musyawarah yang ditegakkan dalam setiap tingkatan senantiasa bersumber pada Pancasila. Terlebih lagi secara relevan forum tersebut mengacu pada sila ke empat. Kandungan sila ke empat akan memjadi landasan dan dasar pikir dalam penyelenggaran forum – forum yang melibatkan partisipasi masyarakat luas dan juga sebagai solusi untuk menghindari adanya kerugian – kerugian dalam pengambilan keputusan serta menghindari perdebatan.

2. Hak yang Sama

Musyawarah dalam prinsipnya setiap orang pesesrta dari anggota masyarakat akan mendapatkan hak yang sama dan bebas dalam menyampaikan argumen – argumen dan gagasan. Kesetaran hak adalah langkah forum untuk meminimalisir perselisihan dan perdebatan yang tidak substansial. Kesamaan hak juga merupakan bentuk penerapan nilai – nilai demokrasi.

3. Keputusan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Keputusan hasil dari diskusi di dalam musyawarah akan menjadi tanggung jawab bersama. Sebabkan hasil tersebut merupakan hasil perpaduaan pandangan dan penilaian dari setiap individu.  Proses menjalankan tanggung jawab tersebut adalah dengan cara melaksnakan segala hasil dari forum tersebut kerja – kerja yang konkrit. Jika hasil tidak jalankan dengan berpedoman dari keputusan – keputusan akan membuat rusak integritas.

4. Minoritas Tunduk Terhadap Mayoritas

Bebasan berpendapat dalam musyawarah menyampaikan segala macam gagasan dan ide adalah proses dialektika dalam forum musyawarah. Namun jika forum tersebut membuat perdebatan panjang dan berdampak pada perselisihan antara individu maka kesepakatan yang wajib dijalankan adalah minioritas tunduk terhadap mayoritas yang bearti tingkat rasionalitas untuk mendukung gagasan mana yang akan di tetapkan dan tetap mengacu pada prinsip dasar yaitu pancasila.

5. Voting adalah Tahap Paling Akhir

Jika dalam musyawarah mencapai kondisi yang tidak menghasilkan kesepakatan lantaran banyak perdebatan perkara dari perselisihan gagasan. Maka keputusan yang diambil adalah dengan langkah voting atau pungutan suara. Dalam prakteknya cara voting akan mengambil suara yang paling dominan untuk mendapatkan hasil keputusan. Sebenernya sebelum memasuki tahap ini forum akan dilakukan mekanisme lobby dan mekanisme pendiskuian kembali terkait inti permasalah.

Khasiat dan Manfaat Musyawarah

1. Menguntungkan Semua Pihak

Khasiat musyawarah yang menghasilkan kesepakatan bersifat tidak merugikan beberapa pihak. Keputusan yang dihasilkan dari pembahasan yang mencari solusi jalan keluar dari setiap masalah yang ada. Keputusan tersebut menjadi tanggung jawab secara bersama dan dapat di terima. Jika hasil dari keputusan menguntungkan semua pihak maka kedepan akan tercipta forum – forum yang lebih baik dan masyarkat akan percaya dalam pembahasa dalam mencari solusi secara kolektif.

2. Menghasilkan Keputusan yang Adil

Proses dalam musyawarah yang membuka ruang kebebasan dalam menyampaikan pendapat tentu akan berdampak positif bagi keputusan. Setiap insan dalam forum akan memnyampaikan perspektif yang berbeda – beda. Dalam setiap perspektif tersebut akan ada sebuah obektifikasi dalam proses penilaian yang berpengaruh pada hasil keputusan. Hasil dari keputusan dengan mekanisme seperti itu tentu akan membuat puas setiap insan dalam forum karena ada keteribatan aktif mereka dalam pengambilan keputusan dan sumbangsi pemikiran. Keputusan yang seperti itu akan berdampak adil bagi setiap insan.

3. Menghindari Pengambilan Keputusan yang Salah

Proses jejak pendapat dalam musyawarah yang mendiskusikan segala macam gagsan akan meminimalisir terjadi kekeliruan dalam pengambilan sebuah keputusan. Apalgi dalam proses diskusi tersebut juga mengikut sertakan insan – insan yang bermacam latar belakang. Hal tersebut tentu akan menghasilkan forum yang berkualitas dari segi pembahasan dan menjauhkan hasil pembahsan dari solusi yang tidak tepat atas masalah.

4. Cepat dalam Memecahkan Masalah

Khasiat musyawarah juga salah satunya efektif dalam memecahkan sebuah masalah baik besar maupun masalah yang kecil. Dengan proses bertukar sudut pandang adalah saran yang efesien dalam mendiagnosis sebuah masalah – masalah yang ada. Selain itu juga banyak saran dan kritik dari insan yang terlibat dalam pendiskusian akan memberikan solusi agar masalah tidak akan berulang kembali.

5. Menumbuhkan Semangat Berorganisasi

Dalam proses bermusyawarah adalah bagian dari aktivitas organisasi. Aktivitas semacam itu akan memberikan edukasi untuk masyarakat luas bahwa sebuah ruang yang menghadirkan pendiskusian untuk mencari jawab dan jalan keluar akan lebih berguna ketimbang berpikir sendiri. Jika proses seperti itu berjalan secara rutin dan konsisten akan membangkitkan gairah insan – insan dalam masyarakat untuk berorganisasi. Beorganisasi akan dianggap bermanfaat banyak karena penawaran yang dihasilkan dapat membawa pada jalan keluar yang konkrit.

6. Solidaritas Antar Sesama

Bermusyawarah menghadirkan suasana masyarakat yang paham atas kedudukan masalah satu sama lain. Masalah yang ada di tengah – tengah masyarakat akan dianggap menjadi tanggung jawab bersama dalam forum diskusi tersebut. Demikian juga dengan adanya nilai sosial yang terbangun seperti itu akan membuat masyarakat akan lebih bersatu dan saling bersolidaritas satu sama lain.

7. Bertukar Pikiran dan Membuka Wawasan

Musyawarah adalah manifestasi dari nilai – nilai demokrasi yaitu kebebasan berpendapat atau bergagasan. Proses demokrasi seperti itu akan menumbuhkan nalar berpikir yang kritis atas situasi dan kondisi yang berkembang. Selain itu juga dengan ruang – ruang demokrasi seperti itu dilaksanakan secara kontiyu akan membuka wawasan kita karena ada proses dialektika antar setiap indivudu. Dialektika tersebut memberikan saran kita untuk bertukar pikiran pengetahuan. Hal – hal imaterial demikian sangat bermanfaat dan sulit ditemukan apalagi ruang demokrasi di kehidupan sekarang banyak di batasi.

8. Berani Menyampaikan Gagasan

Musyawarah mendorong insan individu untuk berani bersuara dalam menyampai gagasan – gagasan segar. Ruang tersebut adalah ruang yang baik untuk mengembangkan kepercayaan diri dan membentuk karakter kepemimpinan. Ruang tersebut juga dapat menjadi motivasi untuk generasi – generasi bangsa penerus untuk berani tampil di ruang – ruang publik untuk menyampaikan gagasan dan solusi – solusi dalam setiap persoalan.

9. Melatih Retorika

Proses musyawarah yang segar akan pendiskusian yang panjang tentu akan berpengaruhi untuk kita yang ingin memperjelas komunikasi penyampaian agar bahasa dan penjelasan kita dapat mudah dipahami. Dalam ruang tersebut dapat dijadikan sebagai ajang untuk melatih retorika karena ruang tersebut akan memberikan rangsangan yang kuat untuk dapat vocal dan tegas dalam beragumentasi dan membuat kita terpacu dalam berkomunikasi antar individu.

10. Kesetaraan Hak

Musyawarah yang mengutamakan kesetaran hak dalam setiap individu yang mengikuti keberlangsungan dari ruang tersebut adalah sebuah manifestasi yang sangat berguna bagi masyarakat yang berpartisiapsi di dalam ruang tersebut. Masyarakat yang berpartisipasi aktif akan membawa nilai kesetaran hak tersebut ke dalam kehidupan yang lebih nyata dan akan mendistrbusikan pemahamaannya atas kesetaran hak kepada masyarakat yang lain. Ini adalah sebuah efek domino dari manfaat ruang demokrasi tersebut.

11.  Menjaga Integritas Antar Sesama

Musyawarah akan menghasilkan sebuah keputusan yang disepakati secara bersama. Keputusan tersebut bermula dari pendiskusian untuk memcari jalan keluar atas masalah yang ada. Keputusan tersebut bersifat mengikat untuk para insan yang berpartisiapasi di dalam ruang tersebut. Ikatan dari hasil keputusan tersebut akan berdampak pada sistem integritas dalam masyarakat. Karena sebuah keputusan tersebut akan menjadi acuan setiap insan dalam proses sosialisasi dan bekerja di tengah masyarakat. Keterhubungan dari keputusan tersebut membuat integritas antar sesama akan lebih aplikatif dan berkembang maju untuk masyarakat.

12. Menciptakan Stabilitas, Keamanan dan Ketertiban Nasional

Musyawarah akan menghasilkan stabilitas nasional yang berimbangan adalah yang tepat karena adanya partisipasi masyarakat dalam proses penilaian masalah yang berkembang. Segala macam peniliaian tersebut akan menjadi acuan bagi pemerintah untuk menerapakan segala macam program yang sesusai dengan kebutuhan masyarakat diambil dari hasil peniliaan. Sedangkan terciptanya keamanan dan ketertiban nasional juga lahir dari nilai – nilai sosial salah satunya kesatuan dalam proses ruang – ruang tersebut. Nilai tersebut akan mengantarkan masyarakat untukbersatu dalam mengamankan lingkungan dan menjaga keteriban dari segala macam bentuk marabahaya yang mengancam.

Baca Lagi: 43 Khasiat Organisasi, Pengertian, Jenis, Unsur, Ciri-Ciri

13. Membentuk Kepercayaan Diri dan Teguh Pendirian

Proses dari musyawarah yang saling bertukar pendapat dan berdebat gagasan akan membentuk karakter individu yang percaya diri. Percayaan diri tumbuh disebabkan karena proses saling mempertahankan argumentasi yang rasional untuk memberikan sebuah penerangan untuk setiap peserta forum agar dapat memahami substansi dari argumen tersebut. Proses tersebut juga akan memotivasi diri untuk teguh terhadap pandangan yang kita pahami. Keteguhan tersebut tumbuh ketika kita dapat mempertahankan sebuah argumentasi yang rasional.

14. Menyatukan Perbedaan

Pendapat yang berbeda akan ditemui dalam musyawarah yang melibatkan orang banyak apalagi isi pembahasan yang menyangkut untuk kepentingan bersama. Dalam proses berlangsung dalam menelaah sebuah pembahasan semua partisipasi akan memberikan pendapat dan gagasan. Gagasan yang berbeda – beda tersebut akan ditampung dan dinilai secara bersama untuk diambil kesimpulan yang berguna untuk kepentingan bersama.

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sosial

Terbaru

Manfaat Daun Betadine, Kandungan Gizi Daun Betadine, Cara Mengolah Daun Betadine
Manfaat Daun Ketumbar, Kandungan Gizi Daun Ketumbar, Cara Mengolah Daun Ketumbar
Manfaat Daun Kunyit, Khasiat Daun Kunyit, Kandungan Gizi Daun Kunyit
Kandungan Gizi Ciplukan, Manfaat Daun Ciplukan, Cara Mengolah Daun Ciplukan
Khasiat dan Manfaat Daun Afrika
Manfaat Daun Seledri, Rebusan Daun Seledri, Kandungan Gizi Seledri
Manfaat Daun Mangga, Kandungan Gizi dan Kimia Daun Mangga, Efek Samping Daun Mangga
Daun Binahong
Gluberry, Jovem Gluberry, Gluberry 4Jovem
Khasiat dan Manfaat Daun Pepaya
khasiat daun rambutan, manfaat daun rambutan, kandungan kimia daun rambutan
Manfaat Daun Kemangi, Khasiat Kemangi, Kandungan Gizi Daun Kemangi
Pengertian Kerjasama, Macam-Macam Bentuk, Khasiat Kerjasama, Manfaat Kerjasama
Pengertian Diskusi, Jenis-Jenis Diskusi, Manfaat Diskusi
Khasiat Asuransi, Manfaat Asuransi, Jenis Asuransi, Insurance, Polis
Khasiat dan Manfaat Daun Suji
Manfaat Renang, Khasiat Renang, Gaya-Gaya Renang
Manfaat Senam Aerobik, Jenis-Jenis Senam Aerobik, Cara Melakukan Senam Aerobik
To Top