Connect with us
Pengertian Gotong Royong, Bentuk-Bentuk Gotong Royong, Manfaat dan Khasiat Gotong Royong

Sosial

50 Pengertian Gotong Royong, Jenis, Prinsip, Tujuan dan Khasiatnya

Pengertian Gotong royong adalah bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Istilah “Gotong” artinya bekerja dan Royong artinya bersama. Gotong Royong adalah perumpamaan yang khas bagi masyarakat indonesia secara mayor. Saling tolong menolong adalah tradisi yang paten bagi masyarakat Indonesia secara turun temurun. Maka tidak heran jika juga menjadi falsafah hidup bagi masyarakat Indonesia.Falsafah hidup ini mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif di lingkungan serta mumbuhkan rasa kepedulian dan tolong menolong untuk dapat menyelesaikan permasalahan orang lain atapun berkontribusi nilai – nilai positif untuk menyelarasakan kepentingan bersama.

Indonesia di era Melenial saat ini, jarang ditemukannya praktek gotong royong di kota-kota besar yang dengan hiruk pikuk yang padat. Namun budaya ini sering dan mudah di jumpai di masyarakat perdesaan. Di perdesaan aktivitas ini yang terjadi pada saat aktivitas kerja – kerja pertaniaan. Sifat kerja saling tolong menolong di desa murni inisiatif dari masyarakat tanpa ada paksaan untuk menolong sesama. Bentuk saling membantu secara umum juga dapat berupa seperti bantuan material, keuangan, tenaga fisik, doa, keterampilan, dan sumbangsi pemikiran dan kegiatan gotong royong dapat di lakukan di berbagai macam kegiatan seperti acara perayaan adat, kematian, pernikahan, kegiatan rumah tangga dan pesta hari raya.

Pengertian Gotong Royong, Bentuk-Bentuk Gotong Royong, Manfaat dan Khasiat Gotong Royong

Dalam sejarah Indonesia, gotong royong merupakan salah satu faktor filosofi tonggak dari pondasi negara Indonesia. Aktivitas ini adalah pedoman untuk mewujudkan Pancasila. Selain itu kegiatan ini adalah identitas nasioal bangsa Indonesia. Selama bangsa Indonesia memegang prinsip hidup tersebut  niscahya budaya saling tolong menolong dan saling peduli akan tetap terjaga satu sama lain dan keutuhan masyarakat tidak akan mudah lutur.

Jenis Gotong Royong

1. Kerja Bakti

Kerja bakti merupakan kegiatan bersama dalam lingkungan sosial masyarakat. Kegiatan ini adalah formula untuk meningkatkan rasa saling tolong menolong dan kepedulian. Kerja bakti juga adalah salah satu bentuk dari gotong royong. Kegiatan kerja bakti ini sering di agendakan di area dekat permukimaan penduduk baik desa maupun di kota. Kerja bakti di perkotaan adalah kerja yang bersifat paksaan bukan dari kemauaan karena bentuk dari kerja tersebut bukan lahir dari tradisi secara turun temuran melainkan kerja bakti yang di jadwalkan.

Kerja bakti di kota hanya bersifat momentum bukan berkelanjutan. Sedangkan untuk di desa adalah bentuk tradisi budaya turun temurun yang masih lestari dan mudah di temukan karena sifat dari kerja bakti desa adalah inisiatif dan memang menjadi pola kebiasaan masyarakat. Misalnya saja jika ada warga yang butuh bantuan untuk membangun rumah, masyarakat desa tidak segan untuk saling membantu membangun rumah guna menolong untuk meringankan beban kerja. Oleh sebab itu kerja bakti perlu dibiasakan dan di perluas di tengah – tengah masyarakat

2. Tanggap Bencana

Tanggap bencana adalah respon masyarakat untuk saling berkerjasama dalam menghadapi musibah. Kegiataan tanggap bencana berawal dari rasa kepeduliaan masyarakat untuk membantu saudara dalam kesulitan. Tanggap bencana adalah bagian dari gotong royong dalam masyarakat. Pekerjaan dalam tanggap bencana sangat berat maka perlu dikerjakan banyak orang.

Pekerjaan tanggap bencana meliputi evakuasi korban bencana, pertolongan darurat, pelayaan kesehatan, memberikan bantuan pangan dan sandang, kebutuhan untuk air bersih dan sanitasi. Serta adanya pelayaan untuk masyarakat yang traumatik dengan cara psikososial. Kegiatan tersebut butuh nilai kekompakan dan kerja sama antar elemen masyarakat agar dapat cepat memperbaiki masalah bencana dalam fase pemulihan dan memberikan perlindungan untuk masyarakat.

3. Musyawarah

Musyawarah adalah media untuk berkumpul untuk memecahkan masalah dan mengambil kuputusan secara bersama. Dengan musyawarah juga bisa disebut sebagai sarana kita bertukar pikiran satu sama lain. Musyawarah dijadikan ajak kita untuk berbagi pengetahuan dan kretifitas. Bermusyawarah juga adalah bagian dari gotong royong karena musyawarah bertujuan untuk menempatkan masyarakat dalam menilai sebuah permasalahan, memberikan saran dan masuk dan proses pengambilan keputusan bersama – sama.

Segala hasil dari musyawarah adalah acuan untuk masyarakat dalam menjalankan bentuk – bentuk kegiatan yang bersifat sosial di lingkungan masyarakat. Misalnya kondisi masyarakat yang sedang mengalami kekosongan pemimpin maka perlu adanya musyawarah untuk memutuskan bersama siapa yang akan memimpin masyarakat. Hal ini biasanya terjadi di masyarakat desa di tingkatan dusun.

4. Panen Raya

Panen raya adalah musim panen yang skala besar dari setiap jenis pertanian. Musim panen biasa terjadi dalam kurun waktu satu tahun dua kali tergantung dari jenis tanaman. Panen raya adalah sebuah kegiatan gotong royong yang melibatkan semua elemen masyarakat di perdesaan. Budaya panen raya ini kental dengan tradisi adat dan nilai – nilai sosial terutama kesatuan dan kekuluargaan.

Panen raya juga diiringi rasa bersyukur dengan cara memanjatkan doa secara bersama untuk berterimakasih atas hasil panen. Secara simbolis acara panen raya juga menampilkan beberapa tarian, drama teater dan upacara. Selain itu juga panen raya memberikan nuansa solidaritas untuk menjaga sumber daya alam dari kerusukaan lingkungan sesuai perintah dari leluhur.

5. Belajar Bersama

Belajar bersama adalah sebuah iklim gotong royong bagi pelajar. Pengertian belajar bersama adalah instrumen untuk memahami kekurangan masing individu. Manfaat belajar bersama melahirkan nilai untuk kepedulian terhadap teman. Salain juga berlajar bersama dapat meningkatkan tolong menolong terhadap teman yang mengalami kesulitan belajar.

Saling bantu membantu dalam bentuk belajar bersama ini adalah pola budaya kolektifitas di kehidupan pelajar. Budaya semacam ini tumbuh dan berkembang tidak lepas dari peran sekolah atau instansi pendidikan yang memproduksi nilai – nilai sosial.

Baca Lagi: 43 Khasiat Organisasi, Pengertian, Jenis, Unsur, Ciri-Ciri

Prinsip Gotong Royong

1. Kebersamaan

Kebersamaan dalam masyarakat yang majemuk tidak datang secara alami. Apalagi pola budaya dalam masyarakat dinamis dan berubah sering banyak sosialisasi nilai dari berbagai macam elemen sosial. Serta tingkat interaksi sosial masyarakat yang tinggi dan intensif memberikan pengaruh dalam kebudayaan masyarakat. Namun kebudyaan masyarakat yang berkategori menguntung untuk sesama tetaplah di budayakan tumbuh salah satunya nilai kebersamaan. Kebersamasn dalam masyarakat dapat berkembang dengan menegakan gotong royong secara rutin. Sifat dari nilai kebersamaan dalam hal ini ada pada titik saling kerjasama dalam mengatas segala macam pekerjaan dan mencari jalan keluar dalam kesusahan.

2. Persatuan

Ikatan sosial yang lahir dari gotong royong adalah persatuan. Persatuan yang tumbuh karena partisipasi masyarakat dari semua kalangan. Masyarakat yang terlibat dalam hal ini senatiasa akan menjadi individu yang kuat dan mempunyai pemahaman untuk bersatu dalam kondisi masyarakat yang tengah di serang masalah. Persatuan yang lahir dalam saling tolong menolong juga bersifat tahan lama karena membangun pola kebudayaan yang berkelanjutan. Rasa ersatuan tersebut juga memberikan energi yang kuat untuk mengahdapi masalah – masalah yang baru muncul. Persatuan adalah kunci bagi masyararakat.

3. Sukarela

Jiwa sukarela adalah sifat dan karakter seseorang yang mengutamakan kepentingan umum masyarakat ketimbang kepentingan individunya. Bersikap ukarela adalah hal yang langkah dalam masyarakat abad ini. Sukarela bearti rela berkorban dalam hal apapun. Sukarela lahir dalam masyarakat tidak lepas dari budaya dan tradisi gotong royong. Budaya ini juga dapat membentuk manusia menjadi sosok siap berkorban. Pengorbanan yang diabdikan adalah dalam bentuk waktu, tenaga dan pikiran.

4. Tolong Menolong

Gotong royong memberikan arahan dan pemahaman untuk bersama agar dalam hidup bermasyarakat juga pemegang nilai – nilai solidaritas salah satunya tolong menolong. Tolong menolong hasil dari budaya ini tercipta pada saat kerja saling bahu – membahu, kontribusi sekecil apapun dalam kegiatan tolong menolong berdampak besar dalam menolong sesama dalam masyarakat.

5. Sosialisasi

Cara bergotong royong dapat mengembalikan jadi diri manusia sebebagai makhluk sosial. Interaksi sosial yang komunikatif di bangun dengan kerja sama antara individu masyarakat membuat ruang sosialisasi yang baik. Keberlangsungan gotong royong menjadikan individu dapat menerapkan budaya – budaya kolektif dan ruang sosial yang tidak terbatas.

6. Kekeluargaan

Asas kekeluargaan dalam masyarakat berdampak pada kehidupaan sosial yang saling memiliki antar sesama. Kekeluargaan dapat berjalan baik karena adanya dorong saling percaya satu sama lain. Dalam masyarakat secara umum untuk menjadikan antara individu dapat menjadi keluarga dan dipercayaan tidaklah mudah. Salah satu cara melahirkan nilai kekeluargaan dengan berpartisipasi kerja secara bersama untuk mencapai tujuan bersama. Cara tersebut adalah dengan bergotong royong di lingkungan sosial dimana kita tinggal. Kegiatan tersebut secara intensif akan memberikan ikatan emosional jika sudah mencapai target yang ditentukan bersama.

Khasiat dan Manfaat Gotong Royong

1. Meringankan Beban Kerja

Kita pahami bahwa kerja bersama – sama adalah solusi paling jitu untuk menyelesaikan segala macam pekerjaan. Khasiat Gotong royong adalah instrumen yang bermanfaat dalam meringankan pekerjaan berat dalam lingkungan sosial. Pekerjaan berat seperti membersikan lingkungan rumah atau komplek adalah sasaran kerja bagi masyarakat untuk kerja bersama – sama. Secara moral pun tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerja tersebut di pegang bersama. Manfaat kegunaan dengan kerja berkolektif semacam itu adalah untuk mengefektifkan waktu kerja dan pekerjaan lebih efesien.

2. Meningkatkan Rasa Solidaritas

Solidaritas hasil dari nilai kepedulian dan nilai tolong menolong. Sdah tentu solidaritas tercipta dari pola hidup masyarakat yang menjunjung tinggi kolektifitas. Solidaritas dapat tumbuh berkembang dalam masyarakat lantaran adanya aktifitas secara bersama dan kontinu. Khasiat gotong royong dapat menekan segala individu – individu dalam masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam setiap pekerjaan fisik maupun sumbangsi pemikiran. Masyarakat yang aktif dalam kolektifiasi akan dapat memberikan penilai – penilai dalam setiap persoalan. Terpenting lagi masyarakat sering berinteraksi dan dapat bertukar wawasan akan lebih cepat dan tanggap untuk menolong masyarakat yang tekena kesulitan. Tumbuh semangat tersebut adalah cerminan dari solidaritas yang tinggi dan mengikat untuk menjaga lingkungan masyarakat tetap kuat.

3. Menjaga Identitas Nasional

Sebagai identitas nasional yang telah membudaya. Maka khasiat gotong royong wajib dilestarikan dan ditumbuhkembangkan. Budaya tersebut adalah tonggak dari peradaban masyarakat Indonesia. Budaya tersebut pula membentuk watak masyarakat indonesia yang tanpa pamrih dalam membantu sesama manusia. Selain itu juga nilai – nilai sosial yang lahir dari kehidupan yang berpendoman pada budaya tersebut membentuk karakter masyarakat yang siap mengayomi dan membantu satu sama lain. Seperti selogan, berat sama di pikul, ringan sama di jinjing. Sumber – sumber nilai yang membentuk negara kebangsaan indonesia berangkat dari falsafah hidup tersebut.

4. Tidak Ada Diskriminasi Antar Masyarakat

Jika kegiatan ini berjalan dengan intensif niscaya kondisi masyarakat akan terkena dampak positif. Masyarakat dengan partisipasi akan lebih mengenal satu sama lain sebagai anggota dari masyarakat dimana mereka tinggal. Khasiat gotong royong membuat kehidupan sosial lebih harmonis dan jauh dari diskriminasi antar masyarakat. Proses hubungan sosial dari setiap kegiataan seperti kerja bakti atau bermusyawarah lah yang menjadikan masyarakat akan saling memahami karakter dan entitas pada masyarakat.

5. Wujudkan Nasionalisme

Khasiat gotong royong mampu mewujudkan nasionalisme. Karena kegiatan itu adalah identitas bangsa. Falsafah hidup bangsa indonesia yaitu Pancasila di ambil dari inti sari dari nilai – nilai tersebut. Kekuatan bangsa indonesia adalah kekuatan kolektivitas. Nilai – nilai persatuan begitu kenal dalam membangun negara. Maka sungguh tepat jika Bung Karno memperjelas kesimpulan dari rangkuman dari Pancasila adalah Gotong Royong yang disebut eka sila. Dengan mengaplikasi segala macam bentuk – bentuk tindakan secara kolektif yang membawa nilai persatuan juga memberikan keuntungan bagi negara. Hal tersebut juga adalah bukti akan cinta terhadap tanah air dan wujud dari bela negara. Sejak saat ini kita harus sadar dan senantiasa menjaga keadulatan bangsa ini dengan mengamalkan nilai – nilai persatuan dalam kegiatan bergotong royong.

6. Mengikis Budaya individual

Sifat kerja kolektifitas berupa nilai – nilai kebersamaan, rela berkorban dan tolong menolong adalah nilai yang menjadi antitesis dari nilai – nilai yang menumbuhkan budaya individual. Khasiat gotong royonh mampu mengikis sifat individual dalam masyarakat ketika masyarakat dapat bersatu dan berkerjasama. Pola kerja tersebut adalah bentuk konkrit untuk mengajarkan bahwa kepentingan bersama adalah yang terpenting.

7. Menambahkan Kawan Sebagai Modal Sosial

Mendapatkan banyak kawan baru adalah hasil dari kerja keras. Apalagi dengan cara saling tolong menolong, kenalan baru tentu akan banyak menghampiri untuk menjadi kawan baru. Khasiat gotong royong mampu menambah pertemanan dalam kehidupan sosial. Manfaat tersebut adalah unsur modal sosial. Modal sosial berupa banyak kawan tersebut akan menjadi jaringan dalam kehidupan bermasyarakat dalam berbagai macam aspek. Secara prinsip adalah semakin banyak kawan akan semakin luas wawasan selain itu juga akan dapat memudahkan segala macam pekerjaan bahkan membawa keuntungan materil.

8. Keamanan lingkungan sosial lebih terjaga

Khasiat gotong royong memberikan keamanan pada lingkungan sosial. Hal ini menguntungkan untuk kualitas hidup masyarakat dan berumah tangga. Suasana yang dihasilkan adalah keharmonisan dan keramahan antara sesama penghuni masyarakat. Lingkungan sosial akan menjadi lingkungan yang aman, jauh dari tindak tanduk perilaku menyimpang. Nilai persatuan dan kebersamaan menghadirkan keuntungan – keuntungan yang baik dalam keamanan lingkungan bersama. Misalnya saja saat malam hari. Ada agenda ronda untuk menjaga keamaan dari kriminalitas. Ronda tersebut dapat berjalan karena adanya partisipasi aktif dari kalangan masyarakat terutama kepala rumah tangga di permukiman.

Baca Lagi: 22 Pengertian Hidup Rukun, Jenis, Syarat dan Khasiatnya

9. Berani Menjadi Relawan Sosial

Khasiat gotong royong yang dilakukan secara rutin memberikan efek pada mentalitas di setiap individu. Mentalitas yang terbentuk adalah mentalitas rela berkorban untuk kegiatan – kegiatan yang bertujuan sosial seperti bakti sosial, relawan bencana alam, relawan untuk tenaga pengajar atau medis ke masyarakat pendalaman. Keberanian akan mentalitas tersebut akan banyak berguna bagi masyarakat yang mengalami pertolongan. Ini penting bagi kita untuk membangkit mentalitas dengan cara kerja saling tolong menolong.

10. Menumbuhkan Keberanian di Ruang Publik

Khasiat gotong royong dapat meningkatkan keberanian tampil di ruang publik. Hal ini adalah sebuah hasil dari terbangunnya rasa percaya diri seseorang. Hal tersebut dipacu dari kebiasaan hidup di tengah masyarakat yang intensif bersosialisasi. Sering bersosialisasi dan bertemu orang – orang baru akan membuat individu berani tampil di ruang – ruang publik seperti berpidato, ceramah dan manjadi fasilitator acara motivasi. Pengalaman dari kegiatan – kegiatan yang mengandung nilai – nilai sosial akan membentuk karakter kepempimpian jika terus diasah dengan terus menerus bermula dari keberanian di ruang publik.

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sosial

Terbaru

Manfaat Daun Betadine, Kandungan Gizi Daun Betadine, Cara Mengolah Daun Betadine
Manfaat Daun Ketumbar, Kandungan Gizi Daun Ketumbar, Cara Mengolah Daun Ketumbar
Manfaat Daun Kunyit, Khasiat Daun Kunyit, Kandungan Gizi Daun Kunyit
Kandungan Gizi Ciplukan, Manfaat Daun Ciplukan, Cara Mengolah Daun Ciplukan
Khasiat dan Manfaat Daun Afrika
Manfaat Daun Seledri, Rebusan Daun Seledri, Kandungan Gizi Seledri
Manfaat Daun Mangga, Kandungan Gizi dan Kimia Daun Mangga, Efek Samping Daun Mangga
Daun Binahong
Gluberry, Jovem Gluberry, Gluberry 4Jovem
Khasiat dan Manfaat Daun Pepaya
khasiat daun rambutan, manfaat daun rambutan, kandungan kimia daun rambutan
Manfaat Daun Kemangi, Khasiat Kemangi, Kandungan Gizi Daun Kemangi
Pengertian Kerjasama, Macam-Macam Bentuk, Khasiat Kerjasama, Manfaat Kerjasama
Pengertian Diskusi, Jenis-Jenis Diskusi, Manfaat Diskusi
Khasiat Asuransi, Manfaat Asuransi, Jenis Asuransi, Insurance, Polis
Khasiat dan Manfaat Daun Suji
Manfaat Renang, Khasiat Renang, Gaya-Gaya Renang
Manfaat Senam Aerobik, Jenis-Jenis Senam Aerobik, Cara Melakukan Senam Aerobik
To Top