Connect with us
Khasiat Daun Katuk, Manfaat Daun Katuk, Sauropus Androgynus

Daun

120 Khasiat Daun Katuk, Klasifikasi Ilmiah, Kandungan Gizi, Cara Mengolah dan Efek Samping

Khasiat Daun Katuk – Manfaat Daun Katuk (Sauropus androgynus), memata, mata-mata, cekop manis, simasi, katu, babing, katukan dan kerakur adalah tumbuhan berjenis sayuran yang masuk dalam kategori menir-meniran serta masih berkerabat dengan tumbuhan menteng, cermai dan buni. Daun Simasi banyak tumbuh di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Sosok tanaman ini tumbuh menahun hingga dijadikan sebagai tanaman pagar karena bentuknya yang ramping.

Tanaman sayur ini tumbuh di dataran rendah hingga 1.200 mdpl. Sauropus androgynus lebih menyukai tempat yang terbuka dengan struktur tanah yang ringan. Daun Katuk dapat ditemukan di ladang, pekarangan atau di kebun. Daun ini tumbuh tegak dan berwarna hijau saat masih muda. Jika sudah tua, warna batang berubah menjadi kelabu keputihan. Manfaatnya sudah dikenal sejak zaman dahulu yaitu salah satunya untuk melancarkan ASI.

Khasiat Daun Katuk, Manfaat Daun Katuk, Sauropus Androgynus

Karena Daun Katuk ini sudah dikenal banyak orang hingga sengaja di tanam di pekarangan rumah untuk obat herbal bagi keluarga yang membutuhkan. Manfaat lain dari Daun hijau ini ialah mencegah penyakit osteoporosis, dapat membantu mengobati sakit flu, mengobati anemia, meningkatkan system imun, mencegah penyakit mata, membantu membersihkan darah kotor hingga mengobati sembelit.

Klasifikasi Ilmiah Daun Katuk

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Tracheobionta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Rosidae
  • Ordo : Euphor
  • Famili : Euphorbeaceae
  • Genus : Sauropus
  • Spesies : Sauropus androgynus (L.) Merr
  • Nama Ilmiah : Sauropus androgynus
  • Daun Katuk: lonjong hingga bundar, warna hijau, berbau khas
  • Bunga Katuk : berukuran kecil, warna gelap kekuning-kuningan bintik merah
  • Akar Daun Katuk: tunggang
  • Tinggi Pohon Katuk: sekitar 100 – 1.400 meter di atas permukaan laut

Morfologi Tumbuhan Sauropus androgynus

Suhu untuk tumbuhan katuk biasanya sekitar 18 – 26 derajat celcius dengan kelembaban udara sekitar 80%. Tanaman Katuk bisa tumbuh di hampir semua jenis tanah, namun sebagian besar petani menanamnya di tanah yang banyak mengandung humus agar tumbuh dengan baik. Tanaman Katuk terdiri dari akar, batang, daun, bunga dan buah.

Akar tanaman katuk berbentuk tunggan dengan warna putih kotor sehingga bijinya berkeping dua. Pada umumnya batang tanaman katuk tumbuh tegak lurus dengan ketinggian sekitar 3 -5 meter. Daun yang dimiliki termasuk majemuk genap dengan panjang sekitar 5 – 6 cm. Bunga tanaman katuk berukuran kecil yang akan menghasilkan buah berwarna putih. Sedangkan untuk buah katuk memiliki ukuran sanat kecil mirip dengan ukuraaancing berjumlah 3 biji.

Kandungan Kimia Daun Katuk

Tanaman Katuk merupakan sayuran sekaligus bisa digunakan untuk obat-obatan tradisional yang memiliki zat gizi tinggi, sebagai antibakteri dan mengandung beta karoten. Kandungan daun katuk lainnya yaitu

  • Saponin
  • Flavonoid
  • Tanin
  • Isoflanoid
  • Vitamin C
  • Minyak sayur
  • Protein dan mineral lainnya

Nama Lain Daun Katuk

Apa saja nama lain atau sinonim dari tanaman yang satu ini? Ternyata ada beberapa penyebutan dan nama-nama daerah dari daun Katuk ini di antaranya:

  • Nama Ilmiah : Sauropus androginus
  • Nama daerah : Memata, Mata-mata, Cekop manis, Simasi (Sumatera), Katu, Babing, Katukan (Jawa) dan Kerakur (Madura)

Baca Lagi: 51 Khasiat dan Manfaat Daun Kelor, Cara Mengolah dan Efek Samping

Manfaat Daun Katuk dan Cara Mengolahnya

1. Memperlancar ASI

ASI merupakan susu yang diproduksi oleh manusia untuk dikonsumsi bayi yang mengandung nutrisi. Namun pada kenyataannya banyak bayi yang tidak mendapatkan susu eksklusif selama 6 bulan karena berbagai sebab yang terjadi salah satunya karena ASI sudah tidak keluar selama 6 bulan. Manfaat ASI pun sangat banyak untuk kesehatan sang bayi karenanya, ibu menyusui perlu melakukan banyak hal demi asupan nutrisi sang anak salah satunya faktor yang menentukan adalah jenis makanan.

Tanaman hijau ini menjadi pilihan baik untuk memperlancar ASI. Hal ini sudah dikenal sejak lama karena daun katuk mengandung senyawa minyak esensial seperti flavonoid, tannin, saponin dan sebagainya.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Ambil 1 ikat daun katuk, 1 gambas, 1 jagung manis, temu kunci, 5 butir bawang merah, 2 sdt garam, 2 1/2 sdt gul dan air
  2. Panaskan air hingga mendidih, masukkan jagung
  3. Kupas kunci dan memarkan. Kupas bawang merah dan potong besar lalu masukkan ke dalam panci
  4. Masukkan daun katuk dan gambas kemudian beri gula dan garam secukupnya
  5. Tunggu hingga matang dan siap dihidangkan

2. Mencegah Osteoporosis

Masalah yang satu ini sering dijadikan pembahasan umum. Osteoporosis merupakan kondisi kualitas kepadatan tulang yang menurun dan membuat tulang menjadi keropos. Di Indonesia sebanyak 23% wanita berusia 50 – 80 tahun serta 53% wanita usia 70 – 80 tahun mengalami osteoporosis. Faktor usia memang menjadi penyebab utama pada umumnya.

Untuk anda yang telah masuk usia lebih dari 50 tahu, air rebusan daun yang mirip dengan daun kelor ini sangat bagus untuk dikonsumsi demi mendapatkan kesehatan tulang. Atau, memakan masakan yang berbahan dasar sayuran hijau ini karena katuk memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Olahan baru selain sayur katuk, Anda bisa mengolah menjadi telur dadar gulung sayur katuk
  2. Siapkan bahan-bahan berupa 3 butir telur, 1/2 batang wortel, segenggam daun katuk, 1 pcs sosis ayam
  3. Siapkan 1/4 bagian bawang bombay, 1 batang daun bawang, 3 butir bawang putih, 1/2 sdt lada, 1/2 garam, penyedap rasa, 1 sdm tepung terigu, minyak goreng secukupnya
  4. Rajang halus semua sayuran dan bumbu kecuali bawang putih di uleg bersama lada
  5. Masukkan telur dadar ke wadah sayuran dan kocok lepas, campur tepung terigu kemudian aduk rata
  6. Masukkan sebagian adonan telur, ratakan ke semua sisi wajan
  7. Setelah matang gulung lalu tepikan gulungan tersebut
  8. Masukkan kembali adonan teradir di sebelah telur tadi, simpan dadar gulungan pertama di atasnya.
  9. Potong iris perlahan dan siap untuk disajikan

3. Mengobati Anemia

Gejala anemia kerap terjadi pada seseorang. Penyakit ini terjadi karena jumlah sel darah merah lebih rendah dari jumlah normal. Anemia pun bisa terjadi saat sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin yaitu protein yang kaya akan zat besi memberikan warna merah pada darah. Saat Anda mengalami penyakit ini tubuh tidak mendapat cukup banyak darah yang kaya akan oksigen sehingga tubuh menjadi lemah. Untuk mengatasi hal ini cobalah konsumsi daun katuk secara rutin.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Sayuran daun katuk identik dengan masakan berkuah. Kali ini Anda bisa mengolah bersama menjadi sayur lemak rebung.
  2. Siapkan bahan-bahan berupa 200 gr rebung manis yang telah direbus, 2 ikat daun katuk, segenggam ebi dicuci bersih
  3. Siapkan bumbu 3 siung bawang merah, 1 siung bawang putih, 2 cabe rawit iris, 150 cc santan kental, air, gula, garam dan kaldu secukupnya
  4. Tumis bawang merah dan bawang putih serta iris cabe rawit kemudian masukkan air secukupnya
  5. Masukkan rebung hingga air mendidih, tambahkan santan kental dan aduk hingga rata, jangan sampai santan peca kemudian campurkan daun katuk serta tambahkan gula garam dan kaldu.
  6. Siap disajikan

4. Mengobati Flu

Flu atau influenza merupakan infeksi virus yang pada pernafasan yang terjadi secara tibat-tiba. Banyak orang yang mengalami gejala ini kemudian sembuh dalam hitungan hari, dan ada pula yang cukup lama untuk kembali pulih. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa melihat usia. Flu bisa dihindari dengan mengurangi faktor resiko Anda salah satunya dengan memperhatikan pola hidup sehat. Saat influenza terjadi, Anda bisa mengonsumsi olahan katuk sebagai pengobatan.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Lebih menggunga selera, olahan daun katuk bisa dicampur menjadi lodeh labu kuning dan ikan asin gabus
  2. Siapkan bahan-bahan berupa 1/2 labu kuning ukuran kecil, 1 ikat daun katuk, 1 buah ikan asin gabus, 1 gelas santan
  3. Siapkan bumbu 5 bawang merah, 2 bawang putih, 3 cabe merah, 2 cm lengkuas, 2 gelas air dan garam serta gula secukupnya
  4. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe, memarkan lengkuas
  5. Didihkan air kemudian masukkan bumbu dan sayuran yang telah dibersihkan dan dipetik.
  6. Tambahkan ikan, garam kemudian rebus hingga empuk.
  7. Masukkan santan, tambahkan gula secukupnya
  8. Siap dihidangkan.

5. Mencegah Penyakit Mata

Kesehatan mata selalu dihubungkan dengan vitamin A. Untuk mendapatkan vitamin A salah satunya dengan mengonsumsi sayuran yang mengandung senyawa ini seperti daun katuk. Jika Anda sering mengonsumsi air rebusan ini, maka Anda akan terhindar dari penyakit mata mulai dari iritasi hingga belekan.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Siapkan bahan-bahan daun katuk, 1 bungkus ikan teri, 1500 ml air, 3 lembar daun salam, 3 cm lengkuas dimemarkan, 2 kotak santan kara, irisan cabai rawit secukupnya
  2. Siapkan bumbu halus 8 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 4 cm kencur, garam dan gula pasir secukupnya
  3. Didihkan air dalam panci kemudian masukkan bumbu halus, lengkuas serta daun salam tunggu hingga matang
  4. Masukkan ikan teri hingga empuk, cabari rawit dan masukkan daun katuk diaduk rata
  5. Masukkan santan, aduk hingga matang

6. Membangun Sistem Imun

Sistem imun merupakan salah satu fungsi tubuh yang sangat penting pasalnya tanpa hal ini tubuh anda akan mudah terserang penyakit akibat virus, bakteri, dan lain-lain. Sistem imun sering dikenal dengan sistem kekebalan tubuh yang fungsinya tentu harus Anda jaga agar tubuh selalu sehat. Selain pola hidup, Anda tentu harus mengonsumsi sumber energi yang mendukung dalam pembangunan sistem imun seperti daun katuk yang tak kalah baik nutrisi didalamnya untuk kekebalan tubuh.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Kali ini Anda perlu mencoba olahan daun katuk menjadi gulai kerang remis sayur katuk
  2. Siapkan bahan-bahan berupa kerang remis, 1 kg rebung, seikat sayur katuk
  3. Siapkan bumbu 5 biji cabe keriting merah, 7 bawang merah, 5 bawang putih, 2 biji kemiri, 2 batang serai, 1 asam kandis, jahe, 1 kotak kecil santan kara
  4. Cuci bersih rebung, masak sekitar 15 menit dengan campuran daun jeruk nipis
  5. Ulek bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri dan sisihkan
  6. Potong menamping 5 cabe
  7. Panaskan minyak, masak bumbu yang sudah diulek
  8. Masukkan rebung, 3 gelas air, biarkan hingga 5 menit campurkan 2 batang serai yang telah dimemarkan dan selemar daun kunyi, kerang remis, santan, kemudian aduk rata hingga mendidih
  9. Masukkan sayur daun katuk, irisan cabe merah, penyedap rasa dan lada kemudian aduk rata hingga siap disajikan

7. Mengobati Sembelit

Sembelit atau konstipasi terjadi karena pergerakan usus menurun yang ahirnya sulit untuk buang air besar. Kondisi ini biasanya sembuh saat anda mengubah gaya hidup. Konstipasi bisa terjadi karena banyak faktor seperti makanan, stres atau perbedaan lingkungan. Keadaan seperti ini akan mengganggu kenyamanan tubuh Anda hingga merasakan perut yang kembung atau begah. Solusi untuk mengatasinya, Anda bisa andalkan daun katuk untuk dikonsumsi agar bisa melancarkan buang air besar.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Olahan daun katuk yang satu ini sangat sederhana dan tidak perlu ribet menyiapkan bahan lain sebagai pelengkap
  2. Siapkan bahan-bahan 1 ikat katuk muda, 1 bawang putih dan 2 bawang merah
  3. Petik daun katuk, cuci bersih dan tiriskan
  4. Kupas bawang putih dan bawang merah kemudian iris halus
  5. Masak air hingga mendidih, masukkan bawang merah dan bawang putih yang telah disipakan kemudian masukkan daun katuk
  6. Tambahkan gula, garam dan penyedap rasa
    Siap dihidangkan

8. Mengobati bisul

Bisul merupakan salah satu penyakit kulit yang ditandai dengan benjolan merah berisi nanah yang terasa sakit. Benjolan tersebut muncul karena infeksi bakteri yang memicu peradangan pada folikel rambut atau lubang tempat tumbuhnya rambut. Biasanya bisul akan tumbuh ada bagian wajah, leher, ketiak, bahu, paha dan bokong. Saat bisul muncul tentu tidak akan membuat nyaman dan rasa percaya diri hilang. Daun katuk tidak hanya mampu mengobati penyakit dalam melainkan bisa mengobati penyakit luar seperti gejala yang satu ini.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Tambah segar dan sehat olahan daun katuk satu ini dilengkapi dengan ikan nila
  2. Siapkan bahan-bahan berupa 3 ekor ikan nila, bersihkan lalu dipotong-potong, jeruk nipis, 3 genggam daun katuk, 4 buah tomat kecil, cabe rawit
  3. Siapkan bumbu halus 4 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 4 kemiri, 1 genggam kacang tanah, 4 buah cabe merah besar, gula, garam, penyedap secukupnya
  4. Lumuri ikan dengan jeruk nipis, diamkan selama 15 menit
  5. Tunggu hingga air jeruk nipis meresap, tumbuk halus bumbu
  6. Tumis bumbu hingga harum, tambahkan 500 ml air tunggu hingga mendidih
  7. Masukkan ikan, garam, gula dan penyedap secukupnya
  8. Masukkan tomat dan cabe saat ikan matang. Tambahkan air jeruk nipis saat akan dihidangkan.

9. Membersihkan Darah Kotor

Tanaman katuk memberikan banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Selain rasanya yang khas, tanaman ini banyak dianjurkan sebagai bahan utama pengobatan herbal salah satunya untuk membersihkan darah kotor yang terjadi pada tubuh anda. Darah kotor ini bisa menimbulkan beberapa penyakit seperti jerawat, bisul, gatal-gatal dan sebagainya.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Siapkan bahan-bahan berupa 1 ikat daun katuk, 1 butir telur, merica, 2 siung bawang putih, minyak untuk menumis
  2. Siangi katuk kemudian cuci bersih
  3. Cincang bawang putih kemudian tumis lalu tambahkan merica bubuk, tunggu hingga harum
  4. Masukkan telur, aduk-aduk telur kemudian tambahkan air. Setelah mendidih, masukkan daun katuk yang sudah disiangi. Masukkan garam dan penyedap rasa secukupnya.
  5. Siap disantap

10. Meningkatkan Kualitas Sperma

Memiliki anak adalah keinginan semua orang yang telah menikah. Saat kondisi tubuh terlalu lelah bisa mempengaruhi kualitas sperma yang akhirnya menurun. Meskipun sebuah momongan adalah karunia Tuhan, tapi kita sebagai manusia ditugaskan untuk berusaha. Salah satu rekomendasi untuk meningkatkan kualitas sperma ialah dengan mengonsumsi daun ini secara rutin.

Cara Mengolah Daun Katuk:

  1. Berbeda dengan olahan daun katuk sebelumnya, kali ini sajian sayuran hijau ini dalam bentuk tape ketan
  2. Siapkan bahan-bahan 2 liter beras ketan, 3 ragi besar, 1 ikat daun katuk, 1 sdm gula, sedikit marison pandan dan air secukupnya
  3. Rendam beras ketan semalaman kemudian kukus selama 15 menit
  4. Blender daun katuk tambahkan marison pandan kemudian tuang ke dalam beras ketan yang telah dikukus dan aduk rata
  5. Kukus kembali hingga ketan benar-benar matang, angkat dan ratakan dalam nampan lalu dinginkan
  6. Haluskan ragi kemudian ayak di atas ketan yang sudah dingin, aduk rata
  7. Siapkan wadah dan lapisi dengan daun pisang. Siapkan 1 sdm gula beri air secukupnya untuk celupkan tangan saat membentuk ketan menjadi bulat
  8. Susun bulatan ketan dalam wadah dan lapisi dengan daun pisang. Tutup rapat dan Simpan di tempat yang lembab hingga 2 hari

Baca Lagi: 59 Khasiat dan Manfaat Daun Sirsak, Cara Mengolah dan Efek Samping

Manfaat Daun Katuk Lainnya:

11. Antidiabetes

12. Antioksidan

13. Meningkatkan hormin

14. Menyembuhkan luka

15. Anti virus dan bakteri alami

Cara Mengolah dan Efek Samping Daun Katuk

Pada umumnya mengolah daun katuk tidak jauh berbeda dengan mengolah sayuran hijau lainnya. Meskipun demikian, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengolah daun katuk yaitu pada saat memasak jangan sampai terlalu lama karena akan mempengaruhi kualitas yang terkandung didalam daun katuk. Meskipun Daun Katuk kaya akan manfaat namun ternyata memiliki efek samping yang tiada lain dari kandungan yang dimiliki yaitu papaverin yang merupakan suatu alkaloid yang jika dikonsumsi berlebihan bisa keracunan papaverin.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daun

Terbaru

Manfaat Daun Betadine, Kandungan Gizi Daun Betadine, Cara Mengolah Daun Betadine
Manfaat Daun Ketumbar, Kandungan Gizi Daun Ketumbar, Cara Mengolah Daun Ketumbar
Manfaat Daun Kunyit, Khasiat Daun Kunyit, Kandungan Gizi Daun Kunyit
Kandungan Gizi Ciplukan, Manfaat Daun Ciplukan, Cara Mengolah Daun Ciplukan
Khasiat dan Manfaat Daun Afrika
Manfaat Daun Seledri, Rebusan Daun Seledri, Kandungan Gizi Seledri
Manfaat Daun Mangga, Kandungan Gizi dan Kimia Daun Mangga, Efek Samping Daun Mangga
Daun Binahong
Gluberry, Jovem Gluberry, Gluberry 4Jovem
Khasiat dan Manfaat Daun Pepaya
khasiat daun rambutan, manfaat daun rambutan, kandungan kimia daun rambutan
Manfaat Daun Kemangi, Khasiat Kemangi, Kandungan Gizi Daun Kemangi
Pengertian Kerjasama, Macam-Macam Bentuk, Khasiat Kerjasama, Manfaat Kerjasama
Pengertian Diskusi, Jenis-Jenis Diskusi, Manfaat Diskusi
Khasiat Asuransi, Manfaat Asuransi, Jenis Asuransi, Insurance, Polis
Khasiat dan Manfaat Daun Suji
Manfaat Renang, Khasiat Renang, Gaya-Gaya Renang
Manfaat Senam Aerobik, Jenis-Jenis Senam Aerobik, Cara Melakukan Senam Aerobik
To Top